Tugas P10_Rangkuman_Reza Ramadhan

Nama : Reza Ramadhan

Nim : 2112500430

Kelas : AA


AFFILIATE MARKETING


Apa itu Affiliate Marketing

Affiliate marketing adalah salah satu program yang paling efektif untuk mendapatkan penghasilan yang besar melalui Internet dengan waktu yang tergolong singkat dan hasil yang besar.

 

Konsep Affiliate Marketing

 Affiliate marketing merupakan cara untuk mendapatkan komisi berupa uang dengan cara mempromosikan produk milik orang lain. Komisi yang didapatkan besarnya berbeda-beda sesuai dengan syarat ketentuan program afiliasi yang kita ikuti. Ada yang hanya memberikan 1%, ada juga yang sampai 50%.

.Cara Kerja Affiliate Marketing

Secara umum, cara kerja affiliate marketing bisa dilihat pada gambar di bawah ini : 

 

(Sumber gambar : https://www.maxoke.com/2019/07/affiliate-marketing.html)

1. Sebuah brand/seller/merchant mengadakan program afiliasi dengan memberikan komisi tertentu, misalnya saja 10% per penjualan. 

2. Jika ingin menjadi seorang affiliate, maka Anda mendaftar ke website merchant tersebut. 

3. Setelah mendaftar, Anda harus mempromosikan link afiliasi Anda. Promosi bisa dilakukan via email, website, sosial media. 

4. Customer yang tertarik dengan promosi Anda mengklik link afiliasi. Link ini akan menuju ke website merchant. 

5. Jika customer tersebut membeli produk di website merchant, maka Anda akan mendapatkan komisi 10%. Misal jika harga produk Rp 1.000.000, maka Anda akan mendapatkan komisi Rp 100.000 

6. Komisi ini bisa dicairkan ke rekening Anda setelah mencapai batas tertentu yang dijelaskan dalam syarat ketentuan.

 

Perbedaan Afiliasi dan Reseller 

Stok Produk 

Afiliasi : Tidak perlu menyetok produk

Reseller :Harus stok produk 

Harga Jual Produk

Afiliasi  Harga jual produk sudah ditentukan di website merchant 

Reseller : Bebas menentukan harga jual produk:

Keuntungan

Afiliasi  :Keuntungan berupa komisi yang sudah ditentukan oleh merchant 

Reseller : Keuntungan bebas, didapat dari selisih harga jual dan harga beli

Kelebihan Affiliate Marketing

Beberapa kelebihan affiliate marketing adalah sebagai berikut:

a. Tidak memerlukan biaya produksi Seorang affiliate marketer tidak memerlukan biaya untuk memproduksi barang. Barang yang dipromosikan dimiliki oleh merchant. 

b. Biaya awal rendah Untuk mendaftar sebagai seorang affiliate marketer tidak diperlukan biaya, alias gratis. Banyak website yang menawarkan program ini. Anda hanya butuh koneksi internet dan kemampuan membuat content untuk mempromosikan produk di blog dan sosial media. 

c. Tidak memerlukan karyawan Affiliate marketing bisa dikerjakan seorang diri, tidak butuh karyawan untuk membantu Anda. 

d. Tidak perlu memproses dan mengirim order Karena transaksi terjadi di website merchant, maka yang memproses order dan mengirimkan order adalah pemilik website merchant. 

 

Kekurangan Affiliate Marketing 

Adapun kekurangan program affiliate marketing adalah sebagai berikut:

a. Data Customer menjadi milik merchant Affiliate marketer tidak memiliki data customer, sehingga jika suatu saat Ada barang baru lagi, Anda tidak bisa mempromosikannya ke customer tersebut. 

b. Komisi hanya didapatkan 1 kali saja per customer Affiliate marketer hanya mendapatkan komisi sekali saja saat customer klik link link afilisi. Jika customer melakukan repeat order, Anda tidak akan lagi mendapatkan komisi 

c. Persaingan cukup tinggi Karena tidak membutuhkan biaya untuk menjadi seorang affiliate marketer, maka ada banyak orang yang mendaftar sehingga pesaing semakin banyak. 

Jenis Kompensasi Afiliate Marketing 

Ada beberapa jenis kompensasi/komisi yang diberikan untuk affiliate marketer 

Pay Per Sale 

Pay Per Sale (PPS) merupakan sistem affiliate marketing yang paling standar. Dalam sistem ini, merchant membayar affiliate marketing dengan sejumlah persentase tertentu dari harga penjualan produk yang terjual kepada customer. Komisi didapatkan jika customer membeli di website merchant melalui link afiliasi Anda. Komisi yang didapat akan lebih besar jika customer membeli lebih banyak produk. Contoh merchant yang memberikan komisi jenis ini adalah Ratakan.com, Amazon.com dan Lazada.co.id

Pay Per Lead 

Pay Per Lead (PPL) lebih kompleks jika dibandingkan dengan pay per sale. Dalam sistem ini, komisi diberikan kepada affiliate marketer ketika mereka sudah berhasil mengkonversi leads. Artinya, affiliate harus bisa mengajak customer untuk mengunjungi website merchant kemudian customer harus melakukan tindakan tertentu. Tindakan yang dimaksud misalnya seperti mendaftar jadi anggota website, mencoba layanan produk gratis untuk promo, atau berlangganan newsletter. Besarnya komisi tidak berdasarkan presentase, tetapi jumlahnya sudah ditentukan oleh merchant. 

Pay Per Click 

Pay Per Click (PPC) memberikan komisi kepada affiliate marketer jika ada customer yang mengklik link affiliasi menuju website merchant. Semakin banyak customer yang masuk ke website merchant, semakin banyak komisi yang akan didapatkan. Model ini sudah jarang ditemukan karena rawan terjadi kecurangan.

Tips Menjalankan Program Afiliasi 

Ada beberapa tips yang bisa dijalankan untuk menjalankan bisnis afiliasi ini, yaitu

a. Pelajari produk yang akan dipromosikan

 Sebelum memulai menjadi affiliate marketer dan mempromosikan produk, Anda harus mempelajari tentang produk yang akan dipromosikan. Hal ini diperlukan jika ada calon customer yang bertanya tentang produk tersebut, Anda bisa menjawabnya 

b. Sesuaikan tema website Anda dengan produk yang akan dipromosikan 

Jika Anda sudah memiliki website/blog dengan topik tertentu, carilah produk yang sesuai dengan topik website/blog Anda. Anda tinggal memasang banner yang berisi link afiliasi Anda. 

c. Buat review produk yang akan dipromosikan 

Buatlah review tentang produk atau jasa yang akan dipromosikan. Anda juga dapat membuat perbandingan beberapa produk sejenis. Jangan lupa untuk meletakkan link afiliasi Anda.

d. Pilih produk yang laris di pasaran 

Beberapa produk laris di pasaran dan beberapa tidak laris. Anda harus melakukan riset terlebih dahulu untuk mengetahui apakah produk yang ditawarkan di website merchant merupakan produk yang laris atau tidak. 

e. Pahami target audience Kenali audience 

Anda yang akan tertarik dengan produk yang akan dipromosikan. Apakah calon customer Anda berjenis kelamin laki-laki atau perempuan? Berapa usianya? Apa pekerjaannya? Jika Anda sudah tahu, Anda bisa mencari grup tempat mereka berkumpul di sosial media. Target audience ini juga bisa dimanfaatkan saat Anda mulai menjalankan iklan berbayar.

Kesalahan Menjalankan program afiliasi 

Ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan dalam menjalankan program afiliasi, yaitu 

a. Salah memilih program afiliasi 

Jangan asal dalam memilih produk affiliasi. Pilihlah program affiliasi dengan bijak. Pilihlah produk affiliasi yang membuat Anda benar-benar tertarik. Sehingga Anda lebih mudah dan antusias dalam mempromosikannya. Pilihlah program affiliasi dengan cermat. Sebelum memilih produk affiliate sebaiknya Anda melakukan riset terlebih dahulu mengenai produk tersebut. 

b. Bergabung dengan terlalu banyak program afiliasi 

Anda bisa saja bergabung dalam banyak program affiliasi dengan harapan memperbesar peluang menambah pendapatan Anda. Baik sekali memang memperbanyak sumber masuknya komisi. Tapi, perlu Anda ingat bahwa konsentrasi Anda akan terpecah. Anda tidak akan fokus menjalankan semuanya. Hasilnya? Potensi maksimum penghasilan Anda dari affiliate marketing tidak tercapai. 

c. Tidak menggunakan link afiliasi 

Ada beberapa kasus di mana affiliate marketer lupa mempromosikan link afiliasi sehingga komisi tidak masuk ke mereka. Pastikan Anda tidak lupa menggunakan link afiliasi

Komentar